Wednesday, August 4, 2010

alam antara



Hari ini pukul dua belas lebih lima puluh lima menit malam hari, dan saat ini pula bahwa cangkir terletak di dalam buffet kayu, kopi di atas tempat penyimpanan beras, sendok di sebelah rice cooker dan di bawah buffet kayu tempat cangkir berada, serta gula di sebelah kiri kulkas.

Semua terkombinasikan oleh tangan yang dikendalikan keinginan dan kebutuhan akannya, sekedar mengisi malam yang kosong serta menghibur diri yang sedang kasmaran oleh sepi. menghibur diri bersama musik Stairway to Heaven yang dibawakan oleh Rodrigo y Gabriela, mengisi kekosongan waktu dan sepinya malam di ruang tamu. Seharusnya malam ini sudah tidur karena itu memang kodratnya sebagai makhluk hidup, tetapi habitat terkadang ingin bersenggama bersama pergeseran multidimensi dan mempengaruhi perilaku serta paradigma ini untuk melawan kodrat.

Siang hari seakan sudah tidak nyaman untuk dihidupi, karena adanya keterikatan antara dirinya dan objek di luar dirinya, terkadang bisa menyenangkan dan bisa membebani. Malam hari melepaskan itu semua, yang mengikat hanya ampas dari siang hari bernama lelah. Tapi tak masalah, setiap hari selalu ada siang dan malam, dan keduanya memiliki fungsinya tersendiri.

No comments:

Post a Comment