Friday, January 17, 2014

di ambang batas


21.44 p.m. Julie London - Cry Me A River bergaung selimuti pelosok kamar. Begitulah, tidak ada yang lebih menyakitkan dari mendengar sentuhan nada minor menggores daun telinga, hingga suaranya menjelma dalam bentuk kenangan di dalam pikiran. Khayal berbisik. Suaranya terdengar sendu berulang kali, menagih janjinya bertemu dengan nuansa yang bernama rindu. Sebuah angan terdalam di dalam luasnya bentangan samudera rindu. Terhadap apa dan siapa, entahlah. Nada ini, meluluhlantahkan segala bilik yang sudah terbangun di dalam angan, dan mengajaknya kembali kepada yang lampau. Suatu masa ketika cinta bergejolak di ambang batas.

No comments:

Post a Comment