Friday, January 17, 2014

insomnia


01.29 a.m Have A Cigar - Pink Floyd bermain di heningnya suasana pikiran seorang kawan bernama gulita. Sudah lebih dari sepekan hujan turun, dan lebih dari sepekan juga insomnia menyerang.  Seluruh alunan musik pun sampai terkapar habis digagahi oleh nafsu telinga ini.  Selalu ada keinginan untuk melakukan suatu hal.  Pikiran tidak berhenti untuk berpikir, badan terus bergerak, aktif hingga adzan subuh menjelang, setelah itu lelah tanpa daya, dan kembali lagi di siang hari, begitulah terus, berputar tanpa henti.  Batang-batang rokok terus dibakar dan asapnya dihunuskan ke dalam paru-paru tanpa adanya keraguan. Tapi, terkadang kekhawatiran selalu merebak, apalagi ketika kekhawatiran tersebut bersinergi dengan problema rutinitas sehari-hari, sehingga berdampak pada pikiran yang awut-awutan.  Ah begitulah insomnia, selalu mencipta kekhawatiran yang tidak diperlukan.  Semua kekhawatiran bersinergi secara sempurna dalam menciptakan kondisi dan situasi yang membuat segalanya menjadi negatif.  Seandainya tidak insomnia, mungkin akan lebih terkendali.

No comments:

Post a Comment